Kabupaten Sintang adalah salah satu daerah otonom tingkat II di bawah provinsi Kalimantan Barat. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kota Sintang. Wilayah kabupaten yang sedang berkembang ini memiliki luas wilayah 21.635 km² dan berpenduduk sebesar ± 365.000 jiwa. Kepadatan penduduk 16 jiwa/km2 yang terdiri dari multietnis dengan mayoritas suku Dayak dan Melayu.  Berjarak + 395 Km dari Ibu Kota Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak dengan waktu tempuh    8 (delapan) jam perjalanan melalui Transportasi Darat  dan 45 (empat puluh lima) menit   ditempuh dengan Transportasi udara.

Sebagian besar wilayah Kabupaten Sintang merupakan perbukitan dengan luas sekitar 22.392 km2 atau sekitar 69,37 persen dari luas Kabupaten Sintang (32.279 km2). Kabupaten Sintang merupakan kabupaten terbesar ke-dua di Provinsi Kalimantan Barat, setelah Kabupaten Ketapang. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia. Kabupaten Sintang terletak diantara 1°05’ Lintang Utara serta 1°21’ Lintang Selatan dan 110°50’ - 113°20’ Bujur Timur dengan letak wilayah administrasi berbatasan

dengan:

  • Sebelah Utara                :    Serawak (Malaysia Timur)
  • Sebelah Selatan             :    Kabupaten Melawi
  • Sebelah Timur               :    Kabupaten Kapuas Hulu
  • Sebelah Barat                 :    Kabupaten Sanggau dan Ketapang

 

 

Description: C:UsersPA SINTANGDownloadsWhatsApp Image 2018-12-05 at 15.22.50.jpeg

Gambar 3.  Peta Yurisdiksi Pengadilan Agama Sintang

Kabupaten Sintang dilalui oleh dua sungai besar, yaitu Sungai Kapuas dan Sungai Melawi. Selain sungai juga terdapat empat gunung yang cukup tinggi, yaitu: Gunung Batu Raya (tinggi 2.278 m) di Kecamatan Serawai, Gunung Batu Maherabut (tinggi 1.270 m), Gunung Batu Baluran (tinggi 1.556 m), dan Gunung Batu Sambung (tinggi 1.770) di Kecamatan Ambalau.

Kabupaten Sintang    terbagi dalam 14 (empat belas) kecamatan dan 408 Desa/Kelurahan yakni :

NO.

KECAMATAN

IBU KOTA KECAMATAN

JUMLAH DESA/KEL

JARAK KE PA. SINTANG

1.

Sintang

Sintang

28

0 KM

2.

Kelam Permai

Kebong

17

20 KM

3.

Sungai Tebelian

Sungai Ukoi

26

20 KM

4.

Binjai Hulu

Binjai Hulu

11

25 KM

5.

Tempunak

Tempunak

27

28 KM

6.

Sepauk

Sepauk

40

72 KM

7.

Dedai

Dedai

31

33 KM

8.

Kayan Hilir

Nanga Mau

43

97 KM

9.

Kayan Hulu

Nanga Tebidah

31

138  KM

10.

Serawai

Nanga Serawai

38

206 KM

11.

Ambalau

Ambalau

33

263 KM

12.

Ketungau Hilir

Nanga Ketungau

24

69 KM

13.

Ketungau Tengah

Nanga  Merakai

30

149 KM

14.

Ketungau Hulu

Senaning

29

293 KM

Tabel  1. Daftar Kecamatan Wilayah  Kabupaten Sintang

Sesuai dengan amanat Pasal 4 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 yang menyatakan  Pengadilan agama berkedudukan di ibu kota kabupaten/kota dan daerah hukumnya meliputi wilayah kabupaten/kota, Pengadilan Agama Sintang berkedudukan di Ibu Kota Kabupaten Sintang Kecamatan Sintang dengan Yurisdiksi meliputi Kabupaten Sintang.

Pada tahun 2003, Kabupaten Sintang di mekarkan menjadi 2 (dua) Kabupaten yakni Kabupaten Sintang dengan ibukotanya Sintang dan Kabupaten  Melawi dengan ibukotanya Nanga Pinoh berdasarkan Undang Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2003 tanggal 18 Desember 2003. Sehingga   yurisdiksi Pengadilan Agama Sintang meliputi Kabupaten Sintang dan Kabupaten Melawi.

Kini Kabupaten Melawi tidak lagi menjadi bagian yurisdiksi Pengadilan Agama Sintang dengan telah diresmikannya Pengadilan Agama Nanga Pinoh untuk melakukan operasional bersama 84 (delapan puluh empat) Pengadilan baru oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Prof. Dr. H. M. Hatta Ali,. S.H., M.H, pada tanggal 22 Oktober 2018 di Melounguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. Peresmian Pengadilan Agama Nanga Pinoh merupakan tindak lanjut dari   terbitnya KEPRES Nomor 15 Tahun 2016 tanggal 26 April 2016 tentang Pembentukan Pengadilan Agama baru, diantaranya Pengadilan Agama Nanga Pinoh.