SEKRETARIS PA SINTANG MENGIKUTI PELATIHAN ONLINE

Sekretaris Pengadilan Agama Sintang mengikuti pelatihan online Leader As A Coach (pimpinan sebagai pelatih) yang dilaksanakan pada tanggal 15 s.d. 18 Juni 2020. Pelatihan ini diadakan oleh Balitbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung RI. Dalam sambutannya, Kepala Badan Litbang Diklat Kumdil, Dr. Zarof Ricar, S.H., S.Sos., M.Hum. menyatakan program diklat secara on line ini merupakan salah satu inovasi dari Balitbang Diklat dalam menyikapi situasi pandemi covid 19 yang menimpa negeri kita saat ini. Diklat biasanya dilaksanakan dengan tatap muka secara fisik di suatu tempat tertentu, namun berkat kinerja keras aparatur Badiklat,  kini dapat terselenggara secara on line via zoom dari kantor masing-masing peserta diklat. Beliau berharap agar peserta serius dalam mengikuti diklat ini dan mencerna seluruh materi yang disampaikan para narasumber dari awal hingga akhir. Dengan mengikuti secara intens, diharapkan para peserta dapat mengaplikasikan hasil dari diklat di satker masing-masing.

 

Ketua Pengadilan Agama Sintang, Rukayah, S.Ag., mengapresiasi keikutsertaan Sekretaris PA Sintang dalam pelatihan tersebut. Beliau berharap agar Sekretaris dapat tekun dan serius dalam mengikuti diklat untuk diterapkan di Pengadilan Agama Sintang. Menurut ibu yang baru lulus dalam fit and proper test calon wakil ketua Pengadilan Agama Kelas I B ini, Pelatihan ini penting untuk diikuti karena menambah gizi aparatur PA Sintang, khususnya Sekretaris dalam memperkaya pengetahuan membangun relasi dan komunikasi yang baik terhadap atasan dan bawahan serta para pegawai Pengadilan Agama Sintang lainnya.

Hendra Tirtana, Sekretaris PA Sintang, yang mengikuti pelatihan ini merasa bersyukur menjadi salah satu peserta dan bagian dalam pelatihan ini. Di hari pertama, para peserta diberi materi tentang metode coaching, salah satu metode interaksi antara instruktur/pemateri/atasan dengan peserta/bawahan. Bahwa dalam menganalisa persoalan di kantor tidak harus stagnan dengan metode mentoring dan training. Adakalanya harus dihadapi dengan metode coaching dan consuling.