Sebagai salah satu tekad dalam pemberian pelayanan hukum kepada masyarakat (justice for All), Pengadilan Agama Sintang pada Hari Minggu tanggal 27 Maret 2022 Pukul 06:00 wib Berangkat ke Kecamatan Serawai Kabupaten Sintang dengan menggunakan Transportasi darat dan air, Rombongan yang Berjumlah 16 Orang tersebut yang terdiri dari 9 orang dari Pengadilan Agama Sintang, 3 orang dari Dukcapil kabupaten Sintang dan 4 orang dari Kemenag Kabupaten Sintang. Mereka akan mengadakan Sidang Terpadu Istbat Nikah di Kecamatan serawai yang akan berlangsung hari senin, 28 maret 2022.

Untuk diketahui Serawai adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Indonesia. Kecamatan ini terletak di sebelah hilir kecamatan Ambalau dan sebelah hulu kecamatan Menukung. Ibu kota kecamatan terletak di Nanga Serawai berupa tanjung daratan yang dibentuk oleh kelokan sungai Melawi. Jarak tempuh Sintang Serawai melalui sungai Kapuas ke anak sungai Melawi kira-kira 200 km atau 6 jam perjalanan speedboat.

Gambar: Rombongan menggunakan Speedboat menuju Kec. Serawai

Perjalanan menuju lokasi sidang keliling bukan tanpa tantangan, dengan medan jalan yang berkelok-kelok dan sebagian jalan yang rusak parah ditambah pula hujan deras yang mengguyur Sebagian besar kabupaten sintang sehingga sepanjang jalan menuju Kecamatan serawai membuat rombongan sidang Terpadu menjadi sangat kelelahan. Untuk menuju Kecamatan serawai rombongan menggunakan Transportasi darat ke Kabupaten Melawi kemudian dilanjutkan dengan menggunakan transportasi air (Speedboat) selama 6 jam.  

Ketua Pengadilan Agama Sintang H. Moch Yudha Teguh Nugroho, S.H.I.,M.E. yang ikut dalam rombongan mengatakan Meskipun perjalanan sangat melelahkan namun karena tekad yang kuat untuk memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat, semuanya justru menjadi sebuah kebanggaan.

Gambar: Foto Bersama di dermaga Speedboat Kec. Serawai

Beliau menambahkan bahwa program sidang keliling ini sangat membantu para pihak terutama dari segi pembiayaan dan juga waktu. Betapa tidak untuk bersidang di PA Sintang saja para pihak setidaknya harus menyediakan biaya sekitar 2 jutaan.

Hal ini dikarenakan untuk biaya sekali pemanggilan 1 pihak yang berdomisili di wilayah tersebut minimal 1 Juta lebih,  belum lagi biaya perjalanan para pihak dan saksi-saksi nanti, penginapan dan makan minum selama bolak-balik untuk bersidang.

kepala KUA Kecamatan serawai Warjono Susanto, S.H.I.  mengatakan, dengan melihat kondisi ekonomi masyarakat dan geografis daerah kecamatan serawai, ternyata banyak pihak yang mau menyelesaikan perkaranya di PA Sintang namun terkendala biaya. Dengan adanya kegiatan ini sangat terbantu sekali, dengan harapan kegiatan ini akan sering dilaksanakan lagi.

Setelah beristrahat, keesokan harinya (Senin, 28 Maret 2022) rombongan tim sidang Terpadu menuju Kantor Urusan Agama Kecamatan Serawai untuk melaksanakan Kegiatan. (Arf