Pengadilan Agama Sintang laksanakan sidang itsbat nikah terpadu, Sebanyak 39 pasangan suami isteri yang belum tercatat pernikahannya, mengikuti sidang diluar gedung yang digelar Pengadilan Agama Sintang di Kantor Urusan Agama Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang Senin (28/03/2022). Pelaksanaan sidang diluar gedung ini adalah kegiatan yang pertama kali diselenggarakan di Kecamatan Serawai,  sejak terprogramnya sidang diluar gedung pengadilan di Pengadilan Agama Sintang, tepatnya semenjak tahun 2015 silam. Sulitnya akses, baik akses transportasi, komunikasi maupun kondisi sosial geografi menyebabkan layanan peradilan termasuk layanan pemerintahan secara umum, sangat sulit dijangkau dari Sintang sebagai dari Ibukota Kabupaten dareah ini.

Ketua PA Sintang H. Moch Yudha Teguh Nugroho, S.H.I.M.E. Menyampaikan bahwa Sidang Itsbat Nikah Terpadu ini merupakan salah satu usaha yang diberikan oleh Pengadilan Agama Sintang ditengah pandemic Covid-19 untuk memberikan akses yang seluas-luasnya kepada masyarakat pencari keadilan yang kurang mampu sekaligus dalam rangka menjalankan Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2015 tentang Pelayanan Terpadu Sidang Keliling Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah dalam Rangka Penerbitan Akta Perkawinan, Buku Nikah, dan Akta Kelahiran.

Gambar: Ketua PA Sintang didampingi Dukcapil dan KUA menyerahkan Produk Pengadilan Kepada Para Pihak

Panitera Pengadilan Agama Sintang Rina Dewi Sayanti, S.H. yang ikut memantau langsung menyampaikan bahwa program itsbat nikah akan terus dilaksanakan di Kabupaten Sintang dengan melakukan pendataan pada tiap kecamatan agar masyarakat Kabupaten Sintang khususnya masyarakat tidak mampu dapat memiliki buku nikah dan akta kelahiran. dengan demikian PA Sintang mengharapkan kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang dan Kementerian Agama Kabupaten Sintang serta pihak lainnya.

Dalam pelayanan terpadu ini, penetapan itsbat nikah langsung dikeluarkan sesaat setelah perkara diputus oleh majelis Hakim. Selanjutnya penetapan tersebut diserahkan ke pihak KUA untuk penerbitan buku nikah. berdasarkan buku nikah, Dinas Dukcapil mengeluarkan akta kelahiran bagi anak-anak para pihak pengguna layanan terpadu. (Arf)