Bertempat di Media Center Pengadilan Agama Sintang, Jumat (22/4)  ketiga CPNS PA Sintang Mengikuti Orientasi CPNS Tahun 2021 di lingkungan Peradilan Agama, dengan  Tema “Mewujudkan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Berintegritas dengan Semangat Melayani”. Diikuti oleh sekitar 1.675 orang CPNS di seluruh Indonesia, 428 Satuan kerja masing-masing Via Zoom dan Live Streaming via Youtube Badilag.

Tiga orang CPNS yaitu Misbahul Munir, S.H. Pandu Dewanata, S.H dan Sri Gantini,A.Md yang sudah melaksanakan tugas 1 April 2022. Dalam kesempatan tersebut dibahas mengenai bagaimana cara menumbuhkan jiwa integritas dan semangat yang tinggi bagi CPNS 2021 penerus masa depan, dengan menerapkan kerja nyata dengan implementasi sesuai tupoksi masing-masing.

Dalam kegiatan oritentasi itu dihadiri oleh Sekretaris Dirjen Badilag MARI Drs. Arief Hidayat, S.H.,M.H, Dr.H.Candra Boy Seroza, S.Ag.,M.Ag selaku Direktur Pembinaan Tenaga Teknis dan Ibu Dr.Dra. Nur Djannah Syaf, S.H.,M.H selaku Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama. Kegiatan tersebut di buka oleh Drs. Arief Hidayat, S.H.,M.H.

Sekretaris Dirjen Badilag Drs. Arief Hidayat, S.H.,M.H. menyampaikan  mengenai bagaimana menumbuhkan semangat perubahan bagi CPNS MA 2021 untuk menuju Peradilan Agama berkelas dunia yaitu dengan terus mencoba, pantang menyerah, selain itu beliau juga menyaimpaikan kesan dan pesan “jika anda belum mau berbuat, setidak-tidaknya jangan melemahkan.

Kemuadian ditambahkan Dr.H.Candra Boy Seroza, S.Ag.,M.Ag
Direktur Pembinaan Tenaga Teknis turut menyampaikan bagaimana cara yang baik bagi CPNS untuk memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat, apalagi bagi CPNS yang ditempatkan di PTSP dengan memberikan salam, sapa bagi masyarakat yang akan mengajukan permohonan atau meminta informasi terkait produk-produk diperadilan agama.

Terakhir Dr.Dra. Nur Djannah Syaf, S.H.,M.H
Beliau menyampaikan bahwa sebagai CPNS dimanapun kita ditempatkan harus bersyukur dan ikhlas, karena ditempat itu kita akan melaksanakan tugas untuk melayani masyarakat.

Untuk formasi APP yang akan menjadi calon hakim yang saat ini statusnya menduduki pendidikan S1 diharapkan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selanjutnya formasi APP dan PP diharapkan untuk mempelajari Buku Pedoman Pelaksanaan Tugas Administrasi Peradilan, serta diharapkan menguasai bahasa asing. (MA)