Pengadilan Agama Sintang  kembali laksanakan sidang itsbat nikah terpadu, selasa (30/08) bertempat di Kantor Camat Kelam Permai Kabupaten Sintang. Kegiatan pelayanan terpadu ini, diikuti oleh 18 pasang suami isteri yang mengajukan itsbat nikah (penetapan nikah).

Kegiatan Tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M.Med.Ph. dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan pelayanan terpadu isbat nikah ini dan mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak terkait ( Pengadilan Agama Sintang, Kantor Kemenag Kabupaten Sintang dan Dinas DUKCAPIL Kabupaten Sintang) yang telah bisa melaksanakan kegiatan ini. Beliau menjelaskan bahwa pelaksanaan Pelayanan Terpadu Isbat Nikah ini bertujuan untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan guna memberikan perlindungan dan pengakuan terhadap penentuan status pribadi dan status hukum atas setiap peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialami oleh penduduk.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang terus mendukung Pelayanan terpadu diwilayahnya karena masih banyak masyarakat di Kabupaten Sintang yang tidak mempunyai  Buku Nikah dan Akta Kelahiran”. Tambahnya.

Gambar: Bupati Sintang Menyerahkan Produk Sidang terpadu Kepada Masyarakat

 

Ketua PA Sintang H. Moch Yudha Teguh Nugroho, S.H.I.,M.E.  Menyampaikan bahwa Sidang Itsbat Nikah Terpadu ini merupakan salah satu usaha yang diberikan oleh Pengadilan Agama Sintang ditengah pandemic Covid-19 untuk memberikan akses yang seluas-luasnya kepada masyarakat pencari keadilan yang kurang mampu sekaligus dalam rangka menjalankan Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2015 tentang Pelayanan Terpadu Sidang Keliling Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah dalam Rangka Penerbitan Akta Perkawinan, Buku Nikah, dan Akta Kelahiran.

Gambar: Ketua PA Sintang Menyerahkan Penetapan Itsbat Nikah

Panitera Pengadilan Agama Sintang Rina Dewi Sayanti, S.H. yang ikut memantau langsung menyampaikan bahwa program itsbat nikah akan terus dilaksanakan di Kabupaten Sintang dengan melakukan pendataan pada tiap kecamatan agar masyarakat Kabupaten Sintang khususnya masyarakat tidak mampu dapat memiliki buku nikah dan akta kelahiran. dengan demikian PA Sintang mengharapkan kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang dan Kementerian Agama Kabupaten Sintang serta pihak lainnya.

Gambar: Perwakilan Kemenag Kabupaten Sintang Menyerahkan Buku Nikah

Dalam pelayanan terpadu ini, penetapan itsbat nikah langsung dikeluarkan sesaat setelah perkara diputus oleh majelis Hakim. Selanjutnya penetapan tersebut diserahkan ke pihak KUA untuk penerbitan buku nikah. berdasarkan buku nikah, Dinas Dukcapil mengeluarkan akta kelahiran bagi anak-anak para pihak pengguna layanan terpadu. (Arf)