Wakil Ketua di PA Singkawang: Pacu Semangat WBK dan Pesankan Pentingnya Mengejar Rezeki yang Berkah

(Jumat, 19 Desember 2025) – Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak, Drs. Suhardi, S.H., M.H., melaksanakan kunjungan pembinaan di Pengadilan Agama (PA) Singkawang pada Jumat (19/12). Kedatangan beliau disambut dengan pemandangan yang menyejukkan hati, di mana seluruh aparatur PA Singkawang tengah kompak melaksanakan kegiatan Jumat Bersih.

Melihat Budaya Kerja yang Sehat

Sebelum sesi pembinaan dimulai, Drs. Suhardi menyaksikan langsung aksi gotong royong para Hakim dan Pegawai. Ada yang sibuk memotong rumput, merapikan halaman, hingga membersihkan sudut-sudut kantor demi kenyamanan pelayanan. Suasana kebersamaan ini menjadi kesan positif bagi beliau sebelum memasuki agenda utama.

Setelah beristirahat sejenak pasca-kegiatan fisik tersebut, pembinaan resmi dimulai pada pukul 09.30 WIB di Ruang Sidang Utama PA Singkawang.

Motivasi Meraih WBK dan Pesan Integritas

Dalam arahannya, Wakil Ketua memberikan suntikan semangat bagi PA Singkawang untuk segera menyusul kesuksesan satuan kerja tetangga dalam meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

“Melihat semangat kawan-kawan hari ini, saya optimis PA Singkawang bisa segera meraih predikat WBK, mengikuti jejak tetangga kanan dan kiri seperti PA Sambas dan PA Mempawah yang sudah lebih dulu mendapatkannya,” ujar beliau menyemangati.

Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga perilaku agar terhindar dari pelanggaran etika. “Jangan sampai ada pelanggaran, apalagi yang bersifat unprofessional conduct. Saya menghimbau dengan sangat, jaga nama baik  instansi agar jangan sampai ada pegawai kita yang dilaporkan ke Badan Pengawasan (Bawas),” tegasnya.

Pelayanan Ramah dan Filosofi Keberkahan

Di sisi pelayanan publik, beliau memberikan pesan yang menyentuh sisi kemanusiaan. Beliau meminta seluruh petugas untuk selalu mengedepankan keramahan kepada masyarakat pencari keadilan.

“Tekankan sikap ramah saat menghadapi para pihak. Ingat, mereka datang ke sini karena sedang mengalami masa sulit dalam hidupnya. Berikan pelayanan terbaik untuk mereka,” tambahnya.

Menutup pembinaannya, Drs. Suhardi memberikan refleksi spiritual tentang makna rezeki dalam bekerja. Beliau berpesan agar seluruh aparatur tidak hanya mengejar nominal, melainkan keberkahan. “Rezeki yang terbaik adalah rezeki yang datang dari Allah SWT. Semoga kita semua mendapat rezeki yang berkah. Berkah itu artinya meski jumlahnya tidak selalu banyak, namun manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak dan luas,” tutup beliau dengan bijak.

Tinggalkan Komentar
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *